Jasa Digital Marketing – Bongkar Istilah Social Media Management dalam Konten – PART 1
Dalam dunia social media management, konten adalah “senjata utama”. Bahkan strategi terbaik pun tidak akan berjalan jika istilah dasarnya saja masih membingungkan. Banyak pemula yang sering tertukar antara copywriting, caption, hook, hingga content pillar. Padahal pemahaman istilah ini sangat penting untuk menyusun konten yang konsisten, menarik, dan sesuai tujuan bisnis.
Nah, di Part ini, kita akan membongkar berbagai istilah yang berkaitan khusus dengan konten, lengkap dengan penjelasan dan contoh penerapannya. Baca artikelnya sampai selesai!
Daftar Isi Halaman
ToggleIstilah – Istilah dalam Konten
Dalam konten, istilah yang perlu diketahui juga banyak. Mulai content calendar sampai dengan konten tersebut di upload di platform social media. Ini dia beberapa istilahnya…
Content Pillar
Content pillar adalah kelompok tema besar yang menjadi dasar pembuatan konten. Ibarat fondasi rumah, pillar inilah yang menentukan arah isi konten secara keseluruhan. Menentukan content pillar juga tidak sembarangan, hal ini perlu diselaraskan dengan funnel bisnis saat ini. Apakah sedang menjalankan branding? Atau sudah mulai fokus pada pemasaran yang menuju konversi? Ini dia contoh content pillar yang perlu diketahui:
- Perencanaan konten bulanan
- Dokumen strategi social media
- Meeting awal bersama klien/brand
- Brainstorming ide konten
Dengan content pillar, pembuatan konten jadi lebih terarah dan tidak “random”.
Content Planning
Content planning adalah proses menyusun rencana konten berdasarkan tujuan, audiens, format, dan platform yang akan digunakan. Bongkar Istilah Social Media Management dalam Konten – PART 1. Dengan ini, pebisnis juga bisa merencanakan konten dalam sebulan kedepan, bahkan sampai setahun. Biasanya ditemui pada:
- Sheet perencanaan mingguan/bulanan
- Dokumen kerja social media manager
- Diskusi kreatif tim konten
Content planning membantu agar konten tidak dibuat mendadak dan tetap selaras dengan strategi brand.
Content Calendar (Editorial Calendar)
Content calendar adalah jadwal terstruktur yang memuat waktu posting, format konten, caption, dan asset visual. Kalender ini membantu menjaga konsistensi posting dan memudahkan kolaborasi tim. Untuk penggunaannya bisa dengan Google Sheet atau platform lain yang digunakan. Jadwal posting ini memuat:
- Tanggal dan jam posting
- Platform (IG/TikTok/FB)
- Format konten
- Copy/caption
- Visual atau asset
Dengan content calendar, pekerjaan lebih teratur dan risiko “kehabisan ide” berkurang.
Copywriting
Copywriting adalah teknik menulis teks yang memengaruhi audiens untuk memperhatikan dan mengambil tindakan tertentu. Copywriting yang baik dapat meningkatkan engagement, klik, atau penjualan.
Biasanya ditemui pada:
- Caption posting
- Teks pada carousel
- Script video pendek
- Headline pada poster atau promo
Caption
Caption adalah teks pendamping visual yang membantu menjelaskan, memperjelas, atau memperkuat pesan dalam sebuah konten. Bongkar Istilah Social Media Management dalam Konten – PART 1. Caption bisa berupa edukasi, storytelling, promosi, atau pertanyaan untuk memicu interaksi. Biasanya ditemukan pada postingan di Instagram, TikTok, Facebook, dan platform social media lainnya.
Tone of Voice (ToV)
Tone of Voice adalah gaya komunikasi brand yang mencerminkan karakter, nilai, dan identitas brand saat berinteraksi dengan audiens. ToV yang konsisten membuat brand mudah dikenali. ToV ada didalam caption, script konten baik video maupun desain.
CTA (Call to Action)
CTA adalah ajakan langsung untuk mendorong audiens melakukan aksi tertentu seperti menyimpan postingan, komentar, mengunjungi website, atau melakukan pembelian. CTA yang kuat membuat konten lebih efektif dan terarah. CTA biasanya berada di akhir caption, selain itu bisa diletakkan pada desain maupun video.
Asset / Creative
Asset atau creative adalah bahan visual seperti foto, video, desain grafis, dan elemen kreatif lain yang digunakan untuk membuat konten. Asset yang kuat memengaruhi performa konten karena visual adalah elemen pertama yang dilihat. Asset ini penting sekali dalam pembuatan konten gambar maupun video, asset yang berkualitas tentu akan menghasilkan konten yang berkualitas pula.
Format Konten
Format konten adalah cara penyampaian konten seperti carousel, reels, foto tunggal, video pendek, atau stories. Pemilihan format yang tepat membantu konten tampil optimal sesuai algoritma dan preferensi audiens. Tak hanya itu, perlu diperhatikan preferensi standar konten. Misalnya, Instagram kini lebih memprioritaskan ukuran 4:5 untuk feed karena tampil lebih besar dibanding 1:1.
Hooks
Hook adalah pembuka konten yang dirancang untuk menarik perhatian dalam 1–3 detik pertama sehingga audiens tidak langsung scroll. Hook yang menarik dapat meningkatkan watch time, reach, dan viral potential. Hook ini akan ditemui pada pembuatan konten video, carousel slide pertama, dan juga headline desain poster.
Storytelling
Storytelling adalah teknik menyampaikan pesan melalui cerita agar konten terasa lebih relevan, emosional, dan mudah dipahami. Storytelling efektif untuk membangun kedekatan dengan audiens. Biasanya untuk desain akan dibuat dalam bentuk carousel, dan video bisa diterapkan untuk reels.
Content Framework
Content framework adalah pola atau struktur penulisan yang mempermudah penyampaian pesan secara lebih sistematis dan meyakinkan. Framework seperti AIDA atau PAS membantu konten menjadi lebih efektif dan efisien dibuat.
Hashtag
Hashtag adalah tanda pagar (#) yang diikuti oleh sebuah kata atau frasa tanpa spasi, digunakan untuk mengelompokkan konten berdasarkan topik tertentu. Hashtag berfungsi sebagai penanda kategori sehingga konten lebih mudah ditemukan oleh pengguna yang mencari atau mengikuti topik tersebut. Dengan itu akan meningkatkan kemungkinan dijangkau oleh audiens yang tertarik pada tema tersebut.
Content Repurposing
Content repurposing adalah teknik mengubah satu konten menjadi berbagai format atau platform berbeda agar lebih efisien dan menjangkau audiens lebih luas. Strategi ini menghemat waktu sekaligus memperpanjang umur konten. Contohnya adalah konten carousel dijadikan sebagai artikel ataupun sebaliknya.
Content Brief
Content brief adalah dokumen panduan yang menjelaskan kebutuhan konten secara lengkap seperti tujuan, pesan utama, visual style, CTA, dan referensi contoh. Brief yang jelas mempercepat proses produksi dan mengurangi revisi. Konten brief ini bisa digunakan antara atasan juga klien untuk arahan dalam pembuatan konten.
So, itu dia pembahasan istilah Social Media Management dalam konten Part 1. Mulai dari content pillar hingga content brief, mana istilah yang paling penting untuk kalian ketahui? Tunggu Part 2-nya di artikel selanjutnya.
